Selamat Datang di website resmi Dinas Pendidikan Provinsi Banten

Home / Detail Berita

 

SEKDA PAPARKAN POTENSI LOKAL UNTUK RAIH ANUGERAH IPTEK BUDHIPURA

Minggu - 16 Juni 2013 jam : 20:38:34 WIB
Di posting : Administrator Kategori : Banten Dibaca : 339 Kali

JAKARTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten-H.Muhadi, Rabu (12/6), memaparkan sistem inovasi daerah (SIDa) Banten kepada penilai tahap I Anugerah Iptek Budhipura yang diadakan Kementrian Riset dan Teknologi (Kemenristek) di Ruang Komisi 1 dan 2 Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BBPT), Jakarta. Sekda hadir dalam kapasitasnya sebagai peserta yang akan dinilai.

Selain Banten ada 11 provinsi dari 34 provinsi sebagai peserta yang mengikuti tahap I untuk Anugerah Iptek Budhipura. Dalam laporannya Ketua Panitia Anugrah Iptek Budhipura-Dr.Hotmatua Daulay mengatakan bahwa penilaian tahap I Anugrah Budhipura diikuti oleh 11 provinsi dari 34 provinsi antara lain Provinsi Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bengkulu, Gorontalo, Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan. Masing masing peserta diberikan waktu selama 25 menit untuk memaparkan SIDa daerahnya masing-masing.

Dr.Hotmatua kembali menjelaskan bahwa tujuan dari Anugrah Iptek Budhipura yang akan diberikan Kemenristek adalah untuk mengangkat kebangkitan teknologi di daerah. Dr.Hotmatua memberikan apresiasi kepada provinsi-provinsi yang telah melakukan pemberdayaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di daerah masing-masing sekaligus Kemenristek pun memiliki kewajiban untuk memetakan SIDa di seluruh wilayah Indonesia.

Penilaian tahun ini berbeda dengan tahun lalu, yang pertama penilaian melalui pemaparan, penilaian berkas, selanjutnya dilakukan cek lokasi ke daerah tujuan dan yang terakhir rapat pimpinan untuk menentukan layak atau tidaknya peserta mendapatkan Anugrah Iptek Budhipura” jelas Dr.Hotmatua.

Sekda yang juga didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Banten-Ali Fadilah dalam paparanya awalnya mengatakan Provinsi Banten yang terdiri dari 4 kabupaten dan 4 kota dengan jumlah penduduk sekitar 11,2 juta jiwa di tahun 2012, memiliki daerah yang mayoritas kawasan pertanian, dari 4 kabupaten itu 2 kabupaten di antaranya memiliki luas lahan pertanian yang besar yang terletak di Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Pemerintah Provinsi Banten dalam melakukan terobosan inovasi juga tidak hanya dilakukan sendiri melainkan melibatkan pula peran Perguruan Tinggi yang ada di Banten, contohnya Universitas Sultan Agung Tirtayasa (Untirta) dan Universitas Serang Raya (Unsera)” ujar Sekda.

Ada beberapa potensi lokal yang Sekda paparkan dikembangkan dengan terobosan iptek di Banten yaitu pengembangan budidaya talas lokal sebagai sumber karbohidrat (lokasi di Juhut, Kab.Pandeglang), kemudian ada pemanfaatan teknologi pengawetan sate bandeng oleh Balitbangda dan Pemerintah Kota Serang bekerjasama dengan Batam (lokasi di Ciracas, Kota Serang), kemudian ada pulapeningkatan diversifikasi produk hilir dari buah Golden Melon (lokasi di Waringin Kurung, Kab.Serang), ada lagi pemanfaatan limbah tahu tempe yang diolah untuk menjadi biogas (lokasi di Kramatwatu, Kab.Serang) dan serta pemanfaatan limbah ternak domba menjadi biogas (lokasi di Juhut, Kab Pandeglang).

sumber : http://www.humasprotokol.bantenprov.go.id/

Berita Terkait

Kalender Pendidikan 2013/2014

 

Link Terkait